Pengertian Sejarah
Sejarah adalah studi tentang kehidupan
manusia dimasa lampau (Sapriya, 2009, hal. 26). Moh. Yamin dalam (Ahmadi,
Khoiru, & Amri, 2011, p. 66) mengemukakan bahwa sejarah adalah ilmu
pengetahuan yang disusun atas hasil penyelidikan beberapa peristiwa yang
dibuktikan dengan kenyataan. Manusia tidak pernah lepas dari sejarah baik
sebagai pelaku maupun sebagai penyusun sejarah. Sebagai pelaku sejarah, manusia
akan berhadapan dengan suatu proses perkembangan peristiwa-peristiwa yang
benar-benar terjadi sepanjang masa lampau. Peristiwa historis itu hanya terjadi
sekali dan tidak berulang. Dalam pengertian demikian disebut sebagai sejarah
dalam arti objektif.
Sebagai penyusun/penulis sejarah, ia akan
menghadapi kesenjangan waktu (time gap), ia tidak mengalami sendiri, hanya
berhadapan dengan jejak-jejak yang ditinggalkan dari sumber-sumber sejarah yang
ditemukan. Dari bukti-bukti yang diperoleh dari sumber sejarah, penyusun menata
kembali, memberi arti, menafsirkan sehingga terbentuk suatu rekonstruksi
tentang cerita atau gambaran tentang peristiwa historis sepanjang masa yang
telah lalu. Dalam pengertian demikian disebut sejarah dalam arti subjektif.
Dengan mempelajari sejarah akan
dapat:menanamkan cinta dan kebangsaan terhadap negara, tanah air dan bangsa,
memupuk saling pengertian (toleransi) dengan bangsa lain, meningkatkan
apresiasi terhadap seni budaya bangsa, serta mengembangkan pengertian dan
penilaian terhadap diri sendiri dan orang lain sebagai mahluk sosial. Beberapa
konsep sejarah: waktu, lampau, kepercayaan, penjelajah, kemajuan, pembudayaan,
eksplorasi, pengaruh, kebudayaan, perang saudara, sistem ekonomi,
perjanjian/fakta, peran sosial, masyarakat, pimpinan sosial, penjajah, dan
sebagainya.
sumber/referensi :
Rachmah, Huriyah. (2014). Pengembangan profesi pendidikan IPS. Bandung:
CV Alfabeta
Comments
Post a Comment