Sumber Belajar Pengetahuan Sosial yang Berasal dari Lingkungan



Ilmu pengtahuan sosial sebagai disiplin operasional yang efektif dan memperhatikan studi tentang manusia di masyarakat, dalam situasi global saat ini dapat memainkan peranan yang sangat penting (Fajar, 2009, p. 32). IPS merupakan suatu synthetic discipline antara berbagai ilmu-ilmu sosial (untuk pengajaran di sekolah biasanya terdiri dari sejarah, ekonomi, geografi, dan kewarganegaraan). Selain harus mampu menyintesiskan konsep-konsep yang relevan antara ilmu-ilmu sosial tersebut, juga perlu dimasukkan unsur-unsur pendidikan dan pembangunan serta masalah-masalah sosial dalam hidup bermasyarakat(Somantri, 2001), namun kenyataannya dalam mengajarkan ilmu-ilmu pendidikan sosial di dominasi oleh proses belajar mengajar dengan menggunakan buku teks. Tidaklah salah jika dikatakan bahwa pelajaran yang diberikan hanyalah sepintas, dengan sedikit atau tidak ada signifikasi sama sekali dengan apa yang dihadapi peserta didik dalam kehidupannya dimasyarakat.
Masalah-masalah kemasyarakatan pada era kini tidak dapat dipecahkan oleh hanya mengandalkan satu disiplin semata. Bahkan Remy dalam (Sapriya, 2009, hal. 101) mengemukakan bahwa pendidikan untuk warga negara yang baik sebagai salah satu tujuan dalam IPS semakin kompleks dan sulit dicapai akibat kemajuan dalam ilmu dan teknologi. Contoh pertanyaan: apakah kita sudah saatnya membuat aturan yang mengatur tentang berbagai percobaan terhadap genetik? Apakah kita mempunyai rencana untuk membuat sistem pertahanan luar angkasa? Seberapa besar ancaman penyakit AIDS bagi bangsa indonesia? Mengapa bangsa indonesia terancam disintegrasi? Semua pertanyaan ini tidak dapat dipecahkan hanya dengan satu disiplin.
Konsep ilmu, teknologi, dan kemasyarakatan banyak terkait dengan maslah-masalah ini. Dengan demikian, untuk memecahkan masalah ini maka kita perlu mempertimbangkan konsep ilmu, teknologi, dan masyarakat sebagai alternatif utama. Bagaimana kita dapat membuktikan dan menganggap bahwa tiga hal diatas memegang peranan penting dan memberikan kontribusi untuk memecahkan masalah-masalah ini.
referensi:
Rachmah, Huriyah. (2014). Pengembangan profesi pendidikan IPS. Bandung: CV Alfabeta

Comments

Popular posts from this blog

Apa itu Negara Kestuan Republik Indonesia (NKRI)?

Pengertian Epistemologi

EMPAT POKOK PERSOALAN FILSAFAT